Rabu, 26 Mei 2010

MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Oleh : Tuti Susandra Dewi


PENDAHULUAN
Pembangunan pendidikan nasional adalah suatu usaha yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas, maju , mandiri dan modern. Keberhasilan dalam membangun pendidikan akan memberikan kontribusi besar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional secara keseluruhan. Dalam upaya meningkatkan kinerja pendidkan nasional, diperlukan suatu reformasi menyeluruh yang telah dimulai dengan kebijakan desentralisasi dan otonomi pendidikan sebagai bagian dari reformasi politik pemerintah. Pendidikan yang semula menjadi kewenangan pemerintah pusat kemudian dialihkan menjadi kewenangan pemerintah daerah, ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas menejemen pendidikan, sehingga diharapkan dapat ,memperbaiki kinerja pendidikan nasional. Dalam era otonomi dan desentralisasi, sistem pendidikan nasional dituntut untuk melakukan berbagai perubahan, penyesuaian dan pembaharuan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis, yang memberi perhatian pada keberagaman dan mendorong partisipasi masyarakat tanpa menghilangkan wawasan nasional.Usaha peningkatan mutu pendidikan telah banyak namun hasilnya belum begitu menggembirakan. Sistem pemerintahan yang jelas batas dan aturannya seakan akan menjadi negara yang sudah tidak jelas lagi batasannya, keadaan ini membawa akibat tata aturan yang hanya menekankan tata aturan nasional saja. Fenomena ini berpengaruh terhadap dunia pendidikan sehingga desentralisasi pendidikan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, tentu saja desentralisasi pendidikan bukan berkonotasi negatif, yaitu unutuk mengurangi wewenang atau intervensi pejabat atau unit pusat melainkan lebih berwawasan keunggulan. Dengan demikian desentarlisasi pendidikan bertujuan untuk memberdayakan peranan unit bawah atau masyarakat dalam menangani persoalan pendidikan dilapangan, dengan adanya Menejemen Berbasis Sekolah (MBS) diharapkan dapat mengatasi persoalan dilapangan dalam hal ini sekolah.

PENGERTIAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Manajemen Berbasis Sekolah adalah sistem manajemen di mana sekolah merupakan unit pengambilan keputusan penting tentang penyelenggaraan pendidikan secara mandiri yang memberikan kesempatan pengendalian lebih besar bagi kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua atas proses pendidikan di sekolah mereka.

KONSEP DASAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Manajemen Berbasis Sekolah pada hakikatnya adalah penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok kepentingan (stakeholder) yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan mutu sekolah atau untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.


KAREKTERISTIK
Manajemen Berbasis Sekolah menyediakan layanan pendidikan yang komprehensif dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat di mana sekolah itu berada dengan ciri-ciri yang dapat dilihat dari sudut sejauh mana sekolah tersebut dapat mengoptimalkan kinerja organisasi sekolah, pengelolaan SDM, proses belajar-mengajar dan pengelolaan sumber daya administrasi.

KEPEMIMPINAN DALAM MENAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Kepala Sekolah dalam hal ini sebagai pemimpin, hendaknya memiliki dasar kepemimpinan transformasional, yaitu :
1. Memiliki kharisma yang didalamnya termuat perasan cinta antara kepala sekolah dan staf secara timbal balik, sehingga memberikan rasa aman, percaya diri dana saling percaya dalam bekerja.
2. Memiliki kepekaan individual yang memberikan perhatian setiap staf berdasarkan minat dan kemampuan staf untuk mengembangkan profesionalnya.
3. Memiliki kemampuan dalam memberikan simulasi intelektual terhadap staf, Kepala sekolah mampu mempengaruhi staf untuk berfikir dan mengembangkan atau mencari berbagai alternatif baru

KESIMPULAN
Manajemen Berbasis Sekolah bertujuan meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan adanya MBS sekolah dan masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah dari atas.
Sekolah lebih bertanggung jawab terhadap perawatan, kebersihan dan penggunaan fasilitas sekolah, yang akhirnya akan meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar yang berlangsung dikelas.
Sekolah membuat perencanaan sendiri dan mengambil inisiatif sendiri dengan melibatkan masyarakat.
Kepala sekolah dan guru dapat bekerja lebih profesional dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak disekolah.



TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI DALAM PENDIDIKAN

ULASAN ARTIKEL
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
(MBS)








Oleh :
Tuti Susandra Dewi
NIM : 0905136246


MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH


PENDAHULUAN
Rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah merupakan permasalahan pendidikan di Indonesia, berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Berbagai usaha telah dilakukan baik dari kurikulum, guru maupun sarana dan prasaranya, namun belum menunjukkan peningkatan yang berarti. Dari berbagai pengamatan dan analisis, ada tiga faktor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan secara merata, yaitu :
1. Penerapan pendekatan education production function memusatkan pada input pendidikan dangan kurang memperhatikan pada proses pendidikan, padahal proses pendidikan sangat menentukan output pendidikan.
2. Penyelenggaraan pendidikan nasional dilakaukan secara birokratik-sentralistik. Sekolah merupakan subordinasi dan birokrasi diatasnya sehingga sekolah kehilangan kemandirian, keluwesan, motivasi, kreatifitas/inisiatif untuk mengembangkan dan memajukan lembaganya termasuk peningkatan mutu pendidikan sebagai salah satu tujuan pendidikan nasional.
3. Peran serta warga sekolah khususnya guru dan peran serta masyarakat khususnya orangtua siswa dalam penyelenggaran pendidikan selama ini sangat minim. Dalam pengambilan keputusan, guru sering diabaikan, partipasi masyarakat hanya sebatas dukungan dana.
Dari kenyataan-kenyataan tersebut tentu saja perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan, salah satunya adalah melakukan orientasi penyelenggaraan pendidikan, yaitu dengan manajemen peningkatan mutu berbasis pusat menuju manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah atau Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).


PENGERTIAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Manajemen Berbasis Sekolah dapat diartikan sebagai model manajemen yang memeberikan otonomi lebih besar kepada sekolah, memberikan fleksibilitas/keluwesan-keluwesan kepala sekolah dan mendorong partisipasi secara langsung warga sekolah dan mayarakat, untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional serta perundang-undangan yang berlaku, sekolah diberikan kewenangan untuk mengambil keputusan-keputusan sesuai dengan keinginan dan tuntutan sekolah serta masyarakat atau stacholder yang ada.


KONSEP DASAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Manajemen Berbasis Sekolah pada hakikatnya adalah penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok kepentingan (stakeholder) yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan mutu sekolah atau untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.


KAREKTERISTIK
Manajemen Berbasis Sekolah menyediakan layanan pendidikan yang komprehensif dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat di mana sekolah itu berada dengan ciri-ciri yang dapat dilihat dari sudut sejauh mana sekolah tersebut dapat mengoptimalkan kinerja organisasi sekolah, pengelolaan SDM, proses belajar-mengajar dan pengelolaan sumber daya administrasi.


KEPEMIMPINAN DALAM MENAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Kepala Sekolah dalam hal ini sebagai pemimpin, hendaknya memiliki dasar kepemimpinan transformasional, yaitu :
1. Memiliki kharisma yang didalamnya termuat perasan cinta antara kepala sekolah dan staf secara timbal balik, sehingga memberikan rasa aman, percaya diri dana saling percaya dalam bekerja.
2. Memiliki kepekaan individual yang memberikan perhatian setiap staf berdasarkan minat dan kemampuan staf untuk mengembangkan profesionalnya.
3. Memiliki kemampuan dalam memberikan simulasi intelektual terhadap staf, Kepala sekolah mampu mempengaruhi staf untuk berfikir dan mengembangkan atau mencari berbagai alternatif baru


KESIMPULAN
Manajemen Berbasis Sekolah bertujuan meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan adanya MBS sekolah dan masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah dari atas.
Sekolah lebih bertanggung jawab terhadap perawatan, kebersihan dan penggunaan fasilitas sekolah, yang akhirnya akan meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar yang berlangsung dikelas.
Sekolah membuat perencanaan sendiri dan mengambil inisiatif sendiri dengan melibatkan masyarakat.
Kepala sekolah dan guru dapat bekerja lebih profesional dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak disekolah.







Oleh :
Tuti Susandra Dewi
NIM 0905136246
Program Studi : Manajemen Pendidikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar